Opera Terbaru Semakin Laju
Headline Seluler March 27th, 2011Oleh Indra Sanjaya
HAMPIR semua pengguna ponsel pasti kenal dengan browser Opera karena hampir semua ponsel murah berkemampuan internet (GPRS atau CDMA-1x) sudah menyediakan OperaMini sebagai aplikasi utama untuk menjelajah internet.
Beberapa hari lalu, Opera meluncurkan produk terbarunya, yaitu OperaMini 6 dan OperaMobile 11. Kedua produk tersebut memiliki tampilan muka yang serupa tapi cara kerja yang berbeda.
OperaMini melewatkan semua permintaan akses melalui server milik Opera. Hasilnya, server akan memberikan tampilan web yang sudah dipadatkan (kompresi) dengan kualitas pilihan gambar low (jelek tapi paling cepat), medium, dan high (kualitas bagus tapi lambat).
Pihak pengembang menyatakan bahwa kapasitas data yang digunakan bisa hemat sampai 90% dari penggunaan internet di browser biasa. Pada versi 6 ini, tampilan OperaMini berubah bila dibandingkan versi sebelumnya. Tombol “Share” tersedia untuk berbagi web yang kita sukai ke Facebook atau Twitter.
Sedangkan OperaMobile menggunakan jalur akses data langsung dari ponsel ke server yang dituju. Namun jika pilihan OperaTurbo dihidupkan, OperaMobile akan bekerja seperti OperaMini, yaitu melewatkan lalulintas internet melalui server milik Opera. Dengan mengaktifkannya, kompresi data yang diperoleh bisa sampai 80% dari lalu lintas biasa.
Perbedaan
Lantas, apa perbedaan yang mendasar dari kedua produk tersebut. OperaMini tidak bisa mengakses format HTML5 dan Adobe Flash, sedangkan HTML5 bisa diakses dari semua OperaMobile versi 11.
Hanya ponsel Android yang bisa menjalankan Adobe Flash di OperaMobile 11.
OperaMini 6 bisa diinstalasikan pada hampir semua ponsel, terutama yang berbasis Java, Android, Symbian/S60, iPhone, dan Windows Mobile. Sedangkan OperaMobile 11 hanya tersedia untuk ponsel Android dan Symbian.
Sampai saat ini server Opera berada di luar negeri, sehingga lalu lintas data dari ponsel kita harus memutar dulu keluar negeri jika hendak mengakses situs yang servernya di Indonesia.
Bagi pengguna OperaTurbo yang merasa lambat dalam akses ke situs dalam negeri, dapat mematikan fasilitas ini agar ponsel langsung terhubung ke server yang lebih dekat.
Penulis lebih menyukai penggunaan OperaMobile 11 untuk ponsel Android atau Symbian, karena terdapat pilihan untuk mematikan fasilitas akses data melalui server Opera jika dibutuhkan. Sedangkan untuk ponsel selain Android dan Symbian, tidak ada pilihan lain selain OperaMini.
Anda bisa menginstalasi kedua web browser tersebut dengan membuka alamat http://m.opera.com dari browser ponsel yang ada, atau unduhlah terlebih dulu program tersebut ke komputer melalui www.opera.com/mobile dan selanjutnya transfer ke ponsel.
Pesaing
Tak mau kalah dengan Opera, telah ada pesaing baru di bidang browser ponsel dari Negeri Tirai Bambu, yaitu UC Browser. Aplikasi ini telah diluncurkan di Jakarta beberapa waktu lalu dengan versi Indonesia.
Serupa dengan OperaMini, UC Browser menyediakan aplikasi untuk ponsel berbasis Symbian, Windows Mobile, dan Java.
Pengembang browser ini juga menyatakan bahwa teknologi kompresi di servernya yang berbeda, membuat akses internet menjadi lebih cepat. Fasilitas manajemen download (bisa melanjutkan proses pengunduhan yang terhenti) membuat browser ini terlihat berbeda dari yang lain.
Bagi pengguna Windows Mobile, UC Browser merupakan alternatif yang bagus di saat Opera menghentikan produk versi terbarunya (OperaMini 6 dan OperaMobile 11) untuk Windows Mobile. Untuk mengunduh browser ini, Anda bisa mengakses alamat http://www.ucweb.com.
Dengan kemampuan browser terbaru yang semakin canggih dan cepat, akses internet dengan ponsel menjadi semakin nyaman. Kini, tak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk membuka situs-situs favorit kita di dunia maya.



