Oleh Rianoor Prihatma

PERSAINGAN sistem operasi ponsel semakin ketat saja. Jika beberapa waktu yang lalu didominasi oleh Symbian, saat ini persaingan sistem operasi ponsel diramaikan oleh kehadiran Windows Mobile, Maemo, Blackberry, dan Android.
Windows Mobile yang versi terakhirnya 6.5.3 dalam beberapa hal tertinggal dibandingkan sistem operasi yang lain. Tampaknya Microsoft menyadarinya sehingga dalam acara Mobile World Congress 2010 di Barcelona, Spanyol, CEO Microsoft Steve Ballmer mengumumkan kehadiran sistem operasi Windows Mobile terbaru, yang diberi nama Windows Phone 7.
Microsoft berharap, Windows Phone 7 dapat menutup semua kekurangan pada sistem operasi mobile produksinya yang telah beredar sebelumnya.
Dalam sistem operasi ini tersedia panel-panel live berupa widgets, jadi bisa di-update dengan informasi berbasis web secara real time. Artinya, bisa diperbarui via jaringan pertemanan seperti Facebook.
Sistem terbaru ini juga menampilkan fitur lain seperti kalender, cuaca, dan informasi playlist. Tak ada lagi interface atau antarmuka lama di sini. Antarmuka pada sistem operasi mobile terbaru Microsoft ini kental dengan aroma Zune, dengan tambahan dari Xbox Live. Menu Start pun lenyap dan diganti dengan gaya tiles yang baru.
Fenomena ini sangat menarik karena kini Microsoft mengambil pendekatan seperti yang dilakukan Palm/Apple yang dulu tidak pernah diliriknya. Dulu, pada Windows Mobile 6.x.x, para produsen ponsel diperbolehkan membuat dan memberikan tampilan warna-warni pada sistem operasi tersebut semau mereka.
Langkah Ketat
Overlay TouchWiz dan Sense membuat Windows Mobile yang ada selama ini terlihat berbeda, tetapi kali ini utak-atik seperti itu tidak diperbolehkan lagi. Microsoft mengambil langkah ketat tentang apa saja yang bisa dijalankan di sistem barunya.
Sistem operasi baru ini juga mempunyai dukungan untuk mengendalikan multi-touch yang diharapkan konsisten dengan dukungan multi-touch pada Windows 7 untuk PC.
Windows Phone 7 menyertakan enam hub yang masing-masing mengambil konten dan layanan sesuai dengan theme tertentu. Empat hub pertama adalah People yang memadukan informasi kontak dan status dari buku alamat, jaringan pertemanan, dan lokasi server seperti Microsoft Exchange.
Selanjutnya, Pictures yang mengambil foto dari ponsel dan disinkronisasikan dengan PC dan layanan web seperti Flickr atau Live Gallery, Games yang memadukan game mobile yang disimpan secara lokal dengan detail Xbox Live termasuk avatar.
Dan hub yang keempat adalah Music plus Video yang merupakan port langsung dari perangkat lunak yang menggerakkan media player Zune dan mempunyai library konten PC yang terkait dan musik online termasuk layanan streaming.
Selain itu ada hub Office yang menyajikan akses ke Microsoft Office Suite maupun Onenote, Sharepoint, dan Outlook. Hub yang keenam adalah Marketplace yang menghubungkan kita ke toko aplikasi milik Microsoft.
Lalu bagaimana nasib Windows Phone 6.5 yang baru dirilis beberapa bulan lalu? Menurut kabar yang beredar, akan ada masa tenggang antara kedua sistem operasi mobile Microsoft tersebut, sehingga diharapkan transisi akan berjalan dengan lancar.

http://rianoor.tk

Leave a Reply