Loenpia Cinta Batik
Blogprint October 9th, 2009http://loenpia.net
Loenpia Cinta Batik
<B>TANGGAL<P> 2 Oktober 2009, batik mendapat pengukuhan dari United Nations Education, Social, and Cultural Organization (UNESCO). Batik resmi ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Oleh karenanya Presiden menganjurkan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memakai batik pada hari itu.
Keanekaragaman jenis membuat batik banyak disukai masyarakat Indonesia, bahkan juga negara lain. Batik saat ini bukan hanya dipakai untuk acara resmi seperti kondangan, tapi juga bisa untuk acara santai bahkan untuk sehari-hari di rumah. Demi memeriahkan pengukuhan tersebut, tukang Loenpia turut serta memakai baju batik.
Sebenarnya batik bukan hal yang baru buat para tukang Loenpia. Dulu pernah ada kopdar akbar di mana para tukang Loenpia diharuskan memakai batik sebagai <I>dresscode<P>. Khusus pada 2 Oktober kemarin para tukang Loenpia yang memakai batik pada hari itu dipersilakan mengupload fotonya di milis.
Pada malam harinya, acara JAMU yang diadakan di Friend’s Resto di Jl A Yani mengharuskan tukang Loenpia yang datang memakai batik.
Acara yang dimulai pukul 19.00 itu sebenarnya hanya acara seperti kopdar-kopdar lain. Berbagai cerita dan tawa mengalir dari para tukang Loenpia. Tak terasa waktu menunjuk pukul 21.30 dan berakhirlah JAMU dengan memakai baju batik malam itu.
Semoga batik tidak hanya berakhir dengan pengukuhan dari UNESCO, namun juga akan lebih dicintai oleh masyarakat Indonesia. Dan, Loenpia akan ada kopdar batik lagi di kesempatan-kesempatan mendatang. (45)
Sabtu, 3 Oktober 2009
Diposting oleh <B>Okky<P>
http://loenpia.net
Oleh Okky
TANGGAL 2 Oktober 2009, batik mendapat pengukuhan dari United Nations Education, Social, and Cultural Organization (UNESCO). Batik resmi ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Oleh karenanya Presiden menganjurkan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama memakai batik pada hari itu. Keanekaragaman jenis membuat batik banyak disukai masyarakat Indonesia, bahkan juga negara lain. Batik saat ini bukan hanya dipakai untuk acara resmi seperti kondangan, tapi juga bisa untuk acara santai bahkan untuk sehari-hari di rumah. Demi memeriahkan pengukuhan tersebut, tukang Loenpia turut serta memakai baju batik. Sebenarnya batik bukan hal yang baru buat para tukang Loenpia. Dulu pernah ada kopdar akbar di mana para tukang Loenpia diharuskan memakai batik sebagai dresscode. Khusus pada 2 Oktober kemarin para tukang Loenpia yang memakai batik pada hari itu dipersilakan mengupload fotonya di milis. Pada malam harinya, acara JAMU yang diadakan di Friend’s Resto di Jl A Yani mengharuskan tukang Loenpia yang datang memakai batik. Acara yang dimulai pukul 19.00 itu sebenarnya hanya acara seperti kopdar-kopdar lain. Berbagai cerita dan tawa mengalir dari para tukang Loenpia. Tak terasa waktu menunjuk pukul 21.30 dan berakhirlah JAMU dengan memakai baju batik malam itu. Semoga batik tidak hanya berakhir dengan pengukuhan dari UNESCO, namun juga akan lebih dicintai oleh masyarakat Indonesia. Dan, Loenpia akan ada kopdar batik lagi di kesempatan-kesempatan mendatang.
Sabtu, 3 Oktober 2009



