Performa Baru Opera 10 Beta
Headline Internet July 12th, 2009Oleh Arista Prasetyo Adi

TIDAK bisa dipungkiri lagi bahwa persaingan browser kian memanas guna memanjakan pengguna internet. Penyedia layanan pun beramai-ramai merilis versi terbarunya dengan fitur dan keunggulan masing-masing.
Internet Exploler (IE) pernah merilis versi terbaru IE 8 sedangkan Mozilla juga telah merilis Mozilla Firefox 3.0. Beberapa waktu lalu browser Chrome juga telah keluar dari versi beta dengan menjadi pemain baru di perangkat browser.
Kini Opera tampaknya sedang mempersiapkan versi terbarunya yaitu Opera 10. Sebelum merilis versi finalnya, terlebih dahulu diluncurkan Opera 10 beta. Dengan peluncuran versi beta ini, ditawarkan beragam fitur baru, tampilan, serta penambahan fitur kecepatan dan performa yang siap memanjakan penggunanya.
Opera 10 beta sudah dapat diunduh secara gratis di internet melalui situs resmi http://opera.com/next/. Versi ini menampilkan beberapa poin lebih dari versi sebelumnya. Salah satu poin penting yang mendukung dari versi ini adalah adanya fitur Opera Turbo. Fitur Turbo berada di sudut kiri bawah browser yang berguna untuk mempercepat koneksi 3 kali atau 4 kali lipat pada koneksi internet yang lambat sekaligus untuk menghemat bandwidth.
Selain adanya fitur Turbo, tampilan Tab Opera lebih elegan dan menarik. Jika sebelumnya tab hanya berjejer, kini tab browser dapat ditarik ke bawah sehingga tampilan tab terlihat lebih besar dan menampilkan gambar <I>thumbnails<P> halaman situs yang sedang diakses.
Lebih Leluasa
Selain itu, kotak “Search” di sebelah kanan atas dapat ditarik agar lebih leluasa dan lebar. Speed dial pada browser Opera 10 beta juga mengalami perubahan dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Dalam versi ini, kotak “Speed Dial” kini bisa mencapai 25 buah. Selain itu, pengguna bisa menambahkan customize backgroud menggunakan gambar pribadi sebagai latar belakang “Speed Dial”.
Untuk memasang background pada “Speed Dial” sangat mudah yaitu hanya dengan mengklik bottom configure yang letaknya di kanan bawah browser. Kemudian muncul jendela untuk mengedit background dan kotak layouts “Speed Dial”.
Cari lokasi background gambar yang akan ditambahkan dari dalam komputer dengan mengklik bottom choose. Jika telah mendapatkan background sesuai pilihan klik “OK”.
Sedangkan bagi para blogger, Opera 10 beta menghadirkan fitur baru yaitu Spell-Checker yang berguna untuk mendeteksi kesalahan pengetikan. Opera 10 beta kini juga memiliki fitur Auto Update yang memudahkan nettet untuk browsing di dunia maya.
Selain itu masih ada fitur Automated Crash Reporting karena Opera di desain untuk restart dan me-recover semua tab yang tengah dibuka, tiap kali terjadi sebuah kesalahan.
Tampaknya Opera benar-benar serius dalam mempersiapkan Opera 10. “Kami punya lebih banyak kejutan yang sedang kami proses, tapi ketika Anda mencoba fitur-fitur ini, menikmati kinerja yang ditingkatkan dan mengintip penampilan baru kami yang menarik, saya yakin Opera 10 beta akan menarik perhatian pengguna, baik pengguna lama atau pun yang baru mengenal Opera,” ujar Jon von Tetzchner, CEO, Opera Software.
Intinya Opera 10 versi beta terasa jauh lebih baik daripada Opera 9.6. Bagi pengguna dengan koneksi lambat dapat menggunakan Opera 10 beta ini sambil menunggu rilis versi finalnya. Kita tunggu saja!



