Oleh Arief Budiman

MEMASUKI segmen ponsel layar sentuh, Research In Motion (RIM) meluncurkan produk BlackBerry Storm. Meski sedikit agak terlambat, Storm bisa dibilang sangat menarik dan mengagumkan.
Selain dilengkapi fitur multitouch, produk ini didukung teknologi ClickThrough yang dapat memudahkan pengguna saat mengetik di atas kibor virtual dengan perasaan klik seperti halnya saat mengetik di kibor fisik pada umumnya.
Secara konsep, Storm menggabungkan dua teknologi, yaitu touchscreen atau layar sentuh dan real atau menekan tombol biasa. Maka keluarlah sistem baru pada storm yang dinamai tactile click surepress.
Jadi ketika jari ditempelkan ke layar pada ikon atau kibor yang kita tuju, ikon akan bertanda warna biru. Tidak seperti touchscreen kebanyakan yang langsung mengeksekusi perintah ketika disentuh pada surepress, Storm hanya memberikan tanda warna biru.
Kita perlu menekan ke bawah cukup dalam sampai layar terdorong dan turun menekan plat di bawahnya, dan “klik” baru perintah tereksekusi.
Sensasi ini menjadi menyenangkan saat melakukan pengetikan karena membuat pengguna merasa yakin telah menekan tombol, bukan sentuhan datar seperti pada iPhone atau touchscreen kebanyakan. Terobosan sensasional ini mendapat penghargaan dari Global Mobile Award untuk kategori “Best Mobile Technology Breakthrough”.
Dua Versi
Software yang digunakan pada Storm dapat menampilkan menu yang mudah dinavigasikan dan juga memiliki dukungan copy-paste.
Selain itu ada hal yang cukup menarik dari teknologi tactile click surepress ini, yaitu kondisi dalam Storm ketika dibuka hanya berisi selembar metal besar dengan bagian menonjol di tengah yang menekan komponen di motherboard, mirip dengan tombol komponen yang biasa dipakai BlackBerry pada tipe lainnya.
RIM menghadirkan BlackBerry Storm dalam dua versi jaringan, yaitu 9500/GSM dan 9530/CDMA yang masing-masing versi didukung HSDPA. Produk yang berdimensi 4,4 x 2,4 x 0,55 inci ini juga dilengkapi fitur celerometer, GPS, memori eksternal hingga 16 Gb, serta kamera 3,2 Mp dengan flash, autofocus, dan geo-tagging.
Apple App Store yang kali pertama mendukung aplikasi pihak ketiga yang saat ini lagi ngetren, membuat BlackBerry tidak mau ketinggalan dari Microsoft dan Android dengan meluncurkan BlackBerry Application Center untuk sistem pengoperasian BlackBerry Storm.
Application Center memungkinkan pengguna untuk mencari dan menginstal aplikasi BlackBerry pihak ketiga yang dioperasikan oleh penyedia layanan seperti Telkomsel, Indosat, dan XL.
Berbeda dari sistem distribusi aplikasi platform lain, pengembang harus mengirimkan aplikasi buatan mereka kepada penyedia layanan telekomunikasi yang mengambil keputusan akhir untuk mengikutkan atau tidak aplikasi tersebut.

Leave a Reply