http://hengky-kik.blogspot.com/

GELAR acara doa bersama untuk perdamaian nasional yang diadakan Komunitas Vespa Semarang di Kompleks PRPP Tawang Mas dihadiri oleh ribuan scooterist (penggemar vespa), 28 Februari-1 Maret 2009. Para penggemar vespa datang dari berbagai penjuru kota di Indonesia, dari Sumatera, Kalimantan, dan berbagai kota di Pulau Jawa.
Penulis sendiri berangkat dari pemalang Sabtu (28/2) agak sore dan nyampe semarang kurang lebih pukul 19.00 bersama rombongan dari berbagai klub seperti KSC Kemayoran Jakarta, Semoc Ciamis Jabar, dan VTC Cimahi plus rombongan dari berbagai daerah lain yang ketemu di jalan. Ya, namanya motor tua, tidak sedikit yang mengalami trouble karna mungkin udah melakukan perjalanan yang jauh.
Rasa persaudaraan dalam komunitas kami memang sangat kental jadi jika ada kawan kita yang mengalami kerusakan pada mesin, teman yang lain dengan suka rela akan membantu walaupun tidak saling kenal.
Memasuki kawasan lokasi, udah sangat banyak vespa di sudut-sudut jalan. Ada yang kecapaian sampai tidur di jalan, etalase, dan pom bensin .
Sesampai di lokasi, acara sudah mulai dengan hiburan panggung musik dangdut. Kami saling bersalaman dengan rekan-rekan yang sudah hadir. Berbagi macam bentuk vespa, baik yang standar hingga yang telah dimodifikasi, ditampilkan.
Drag Race
Di sela-sela acara doa, disisipkan acara drag race vespa dan modifikasi. Acara itu disambut antusias oleh peserta dan pengunjung. Namun mereka kecewa setelah acara tersebut dibubarkan oleh petugas dari Polsek Kalibanteng.
Ketua panitia penyelenggara Suparman mengaku tidak mencantumkan izin untuk drag race vespa. Meski kecewa, panitia terpaksa harus menerima pembubaran tersebut. “Drag race kami adakan untuk menambah kemeriahan dan acara pendukung saja,” ujarnya.
Kapolresta Semarang Barat AKBP Sofyan Nugroho yang didampingi Kapolsek Kalibanteng AKP Mulyawati Syam mengatakan, izin yang diajukan panitia adalah doa bersama. “Namun, praktiknya, mereka mengadakan balapan (drag race vespa) serta pentas dangdut,” ujar Sofyan.
Tetapi walau acaran drag race dibubarkan, para scooterist tetap semangat sambil berkumpul dan bersilahturahmi karna di event-event seperti inilah mereka berkumpul bisa bersama dengan scooterist dari daerah lain. Koreksi buat panita event kemarin: harus dibuat ijin yang sebenarnya biar acaranya lancar.
Usai acara kira-kira pukul 16.00 Minggu sore, saya dan teman-teman main ke Lawangsewu yang sudah terkenal di mana-mana. Kami pada penasaran ingin masuk ke sana. Ternyata, banyak rekan-rekan scooterist yang sudah pernah ke sana. Objek wisata di Semarang lain seperti Kota Lama, Pantai Marina, Wonderia, dan Bandungan juga didatangi oleh rekan-rekan scooterist. “Mumpung lagi di Semarang, sekalian berekreasi,” ujar Babon dari VTC Cimahi Jabar. “Jabat Erat Persaudaran Scooterist.”

Henky Pemalang

One Response to “Doa Bersama Vespa Mania”

  1. Scootman Says:

    maju terus scooterist indonesia

Leave a Reply