Audy Item

Oleh Dian Mumpuni

PENYANYI ini punya kesan mendalam dengan almarhum Chrisye. Sampai kini Audy menyimpan foto bersama sang penyanyi legendaris yang diambil lewat kamera ponselnya. “Saat itu saya mendapat kesempatan berduet dengan Mas Chrisye. Saya minta foto saja bersama beliau,” kenang putri musikus Jopie Item dan Evie Aquanthie ini.
Pemilik nama lengkap Paula Allodya Item ini mengatakan, fitur kamera pada ponsel sangat membantu untuk mengabadikan berbagai peristiwa. Selain untuk menjepret kegiatan saat show, dia paling sering mengabadikan kebersamaan dengan sang mama.
“Saya juga sering memotret sepatu dan baju model baru yang saya lihat di mal ataupun butik. Setelah sampai di rumah, saya lihat lagi fotonya, kalau suka dan harga cocok, ya dibeli,” kata mantan kekasih Tyo Nugros ini.
Fitur voice recorder juga sangat membantu pekerjaan pelantun tembang daur ulang “Satu Jam Saja” ini. Dua lagu dari album pertama, 18, dua lagu di album kedua, 20-02, dua lagu dari album 20-02 (repackage), dan tiga lagu dari album terbaru, ia ciptakan lewat voice recorder.
“Ide sering datang mendadak. Saya bisa merekam suara di rumah dengan iringan gitar,” kata Audy yang memiliki empat ponsel, Nokia N90, Nokia CDMA 2505, Sony Ericsson W880, dan Sony Ericsson P1.
Audy juga kerap membuat puisi untuk mengungkapkan perasaan lewat fitur my folder message. “Saya juga sering memutar MP3, memakai fitur kalkulator, alarm, video call dan juga internet,” kata lajang yang menghabiskan dana Rp 4 juta untuk memberi “makan” empat ponselnya itu.
“Lewat ponsel pula, saya menggosip masalah perempuan dengan teman-teman,” aku perempuan yang pertama kali punya ponsel merek Nokia 8250 ini. “Saat itu saya masih ABG, tujuh belas tahun. Beli ponsel Nokia 8250 pakai uang dari hadiah kontes nyanyi antarsekolah. Saat itu saya minta ponsel ke ortu, nggak juga dikasih, jadi deh usaha sendiri,” kata penembang lagu “Untuk Sahabat” dan “Kini Ku Bahagia” ini
Tahun 2007, Audy tiga kali kehilangan ponsel. Sony Ericsson Z301i, J300, dan Nokia 3210. Tak mau kehilangan gadget untuk ke sekian kali, ia memilih ponsel berukuran yang agak besar. “Biar kelihatan di mata,” katanya.
Dalam setahun, dara ini bisa ganti 2 sampai 3 kali nomor ponsel. “Karena saya sering dapat gangguan misscall dan SMS iseng. Kalau ganti nomor, yang saya kasih tahu hanya mama dan manajer,” katanya.

Leave a Reply